Written By richard blog on Sunday, January 4, 2015 | 11:33 PM

Sesungguhnya konsep dasar biologi di SD tidak dapat dipisahkan dengan yang namanya Sains, mengingat pembelajaran IPA di SD masih terpadu terutama di kelas 1,2, dan 3.  Sains atau IPA pada intinya terdiri dari fisika, kimia, dan biologi.

Usman Samatowa mengemukakan empat alasan sains dimasukan dikurikulum Sekolah Dasar yaitu:
1.      Bahwa sains berfaedah bagi suatu bangsa
Pengetahuan dasar untuk teknologi ialah sains. Seperti air digunakan untuk kincir air dan PLTA yang akan menguntungkan manusia di dalam kehidupan sehingga bangsa akan mengalami kemudahan.
2.      Bila Sains diajarkan menurut cara yang tepat
Sains merupakan suatu mata pelajaran yang memberikan kesempatan berpikir kritis misalnya diajarkan dengan mengikuti metode menemukan sendiri dengan dihadapkan pada suatu masalah. Dalam mengemukakan suatu masalah, siswa diminta untuk mencari dan menyelidiki seperti berpikir tentang bagaimana air dapat dibersihkan sehingga layak untuk digunakan, dll
3.      Sains diajarkan melalui percobaan-percobaan yang dilakukan siswa
Sains bukan mata pelajaran yang bersifat hafalan belaka tetapi lebih pada mencari sendiri atau praktek mencari informasi secara mandiri. Pembelajaran diarahkan pada pemahaman siswa. Salah satu contohnya tentang materi air dengan percobaan-percobaan yang sederhana seperti cara mengolah air dengan benar dari yang tidak layak menjadi layak digunakan untuk kehidupan makhluk hidup.
4.      Mata pelajaran Sains mempunyai nilai-nilai pendidikan
Sains mempunyai potensi yang dapat membentuk kepribadian siswa secara keseluruhan dan mempunyai nilai-nilai pendidikan. Seperti dapat mencari informasi di lingkungan mengenai pemakaian dan pemanfaatan air dalam kehidupan sehari-hari. Selain siswa mendapatkan pengetahuan, melatih untuk mandiri dan berani terhadap lingkungan sosial dalam mencari atau menemukan jawaban sendiri.
Pandangan Vygotsky dan para ahli psikologi kognitif yang lebih mutakhir, adalah penting dalam memahami penggunaan-penggunaan strategi belajar karena tiga alasan.
Pertama, mereka menggarisbawahi peran penting pengetahuan awal dalam proses belajar.
Dua, mereka membantu kita memahami pengetahuan dan perbedaan antara berbagai jenis pengetahuan.
Dan tiga, mereka membantu menjelaskan bagaimana pengetahuan diperoleh manusia dan diproses dalam sistem memori otak. Para ahli psikologi kognitif menyebut informasi dan pengalaman yang disimpan dalam memori jangka panjang sebagai pengetahuan awal.

Pada aspek biologis, Sains mengkaji berbagai persoalan yang berkait dengan fenomena makhluk hidup pada berbagai tingkat organisasi kehidupan dan interaksinya dengan faktor lingkungan, dimensi ruang dan waktu.
Sains mempunyai banyak nilai-nilai yang terkandung didalamnya.
Nilai-nilai yang terkandung dalam sains adalah :
1) Nilai-nilai sosial dari sains terdiri dari Nilai etika dan estetika, nilai moral humaniora, nilai ekonomi, dan
2) Nilai-nilai Pedagogik/Psikologis dari sains terdiri dari sikap mencintai kebenaran, sikap tidak purbasangka, menyadari kebenaran ilmu tidak mutlak, keyakinan bahwa tatanan alam bersifat terataur, bersifat toleran terhadap orang lain, bersikap ulet, sikap teliti dan hati-hati, sikap ingin tahu, sikap optimis
Maka dari itu Sains yang diantaranya mengandung unsur Biologi yang dimana di dalam sekolah dasar yang diterapkan adalah konsep konsep dasar dalam sains sangat pelu kehadirannya di Sekolah dasar. bagi guru SD pembelajaran konsep dasar biologi dinilai penting dan wajib dipelajari, agar guru SD dapat mencakup konsep-konsep biologi dan pengembangannya untuk diajarkan di SD kelak, Kurangnya pemahaman guru tentang konsep dasar materi yang diajarkan menyebabkan guru belum bisa menyampaikan materi dengan pendekatan yang cocok terutama kesulitan dalam memilih dan menyediakan media yang paling sesuai dengan pokok bahasan yang diajarkan.


Konsep yang harus diajarkan pada Siwa Sekolah dasar adalah konsep belajar aktif (John Dewey), (Rogers) pembelajaran harus berpusat kepada siswa ‘melalui penemuan’ baik itu yang belum pernah ditemukan sebelumnya (inovasi), ataupun siswa menemukan apa yang sudah ada (discovery). Karna menurut (Piaget) setiap siswa memiliki prior knowledge ‘pengetahuan awal’ , konsep yang diajarkan juga harus memiliki atau mengandung unsur tantangan baik secara ekstrinsik maupun secara intrinsik (Kurt Lewin), memakai model pembelajaran problem solving dan konsep yang diajarkan pada anak SD juga harus ilmiah dan dapat dibuktikan kebenarannya.

Sumber
http://bagawanabiyasa.wordpress.com/2013/05/13/pembelajaran-sains-di-sd-3/
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/tmp/PEMBELAJARAN%20IPA%20di%20SEKOLAH%20DASAR.pdf

G+

Anda baru saja membaca artikel tentang PENTINGNYA KD BIOLOGI DI SD dan PENERAPANNYA . Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari Richard Blog
feedburner

0 comments:

Post a Comment

Richard Blog © 2014. All Rights Reserved.
Template SimpleCips By SEOCIPS.COM , Powered By Blogger